Mari bersama sama kita sukseskan acaranya

 


Wakapolda Minta Pelatihan Pemulsaran Jenazah Agar Digelar Hingga Tingkat Polsek

 


Wartaminangnews.com – Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Solihin, menegaskan bahwa kemampuan penyelenggaraan pemulasaran jenazah tidak boleh berhenti di tingkat Polda atau Polres saja, melainkan harus dilaksanakan hingga tingkat Polsek.

Ia meminta agar jajaran terkait, termasuk Direktorat Binmas, segera menyampaikan kepada seluruh Polres dan Polsek agar kegiatan pelatihan dan penyelenggaraan pemulasaran jenazah dilaksanakan secara menyeluruh.

“Jangan hanya berhenti di sini. Tingkat Polres harus mengadakan, tingkat Polsek juga harus menyelenggarakan. Jangan tergantung pada satu atau dua orang saja. Siapa pun harus bisa,” tegas Brigjen Pol Solihin.

Menurutnya, polisi harus siap dalam segala situasi, termasuk ketika di tengah masyarakat tidak ada lagi yang dapat menangani jenazah. Dalam kondisi darurat, aparat kepolisian harus mampu menggantikan peran tersebut sesuai tuntunan syariat Islam.

“Kalau ada warga meninggal dan tidak ada yang bisa memandikan jenazah, maka kitalah yang harus siap. Mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menguburkan, bahkan jika perlu mengantarkan ke kampung halamannya. Polisi harus hadir dan memfasilitasi, termasuk menyiapkan ambulans dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

Wakapolda juga mengingatkan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara sehingga setiap orang harus mempersiapkan diri, termasuk dalam menghadapi kematian. Ia bahkan mengaku secara pribadi telah menyiapkan perlengkapan kafan di rumahnya sebagai bentuk kesiapan dan pengingat diri.

“Kita hidup di dunia ini sementara. Saya pribadi sudah menyiapkan kain kafan di rumah. Itu sebagai pengingat bahwa kematian bisa datang kapan saja,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau, seperti Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, harus menjadi landasan dalam kehidupan, termasuk dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Menurutnya, anggota kepolisian, terutama Bhabinkamtibmas, harus memiliki kemampuan dasar penyelenggaraan jenazah karena mereka berada langsung di tengah masyarakat.

“Bhabinkamtibmas harus bisa. Polisi harus siap membantu masyarakat dalam segala hal. Jangan dianggap ini hal sepele. Ini bagian dari pelayanan,” katanya.

Selain itu, Wakapolda juga mengaitkan program tersebut dengan Gerakan Subuh Berjamaah yang telah menjadi bagian dari program Kapolda Sumbar, sebagai upaya memperkuat nilai keagamaan dan kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Kalau kita bekerja dengan ikhlas, insyaallah semua akan berjalan baik. Tidak usah merasa berat, karena ini adalah bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.


Posting Komentar

0 Komentar