Mari bersama sama kita sukseskan acaranya

 


Kodim 0304/Agam Bongkar Penyelewengan 6 Ton Pupuk Subsidi, Tiga Pelaku Diringkus



Wartaminangnews,com,Agam – Unit Intel Kodim 0304/Agam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pupuk bersubsidi di wilayah Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Jumat (17/4). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga orang pelaku beserta barang bukti berupa enam ton pupuk yang rencananya akan dijual ke luar provinsi yakni Provinsi Riau.

Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan pupuk subsidi secara ilegal menuju Provinsi Riau menggunakan mobil pick-up L300 Nomor polisi BA 8589 DA

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan pengadangan dan berhasil mengamankan dua unit mobil pick-up yang memuat total 6 ton pupuk bersubsidi. Pupuk tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Pasaman.

Dalam penyergapan ini, tiga pelaku berinisial A, I, dan F berhasil diamankan di tempat. Namun, satu pelaku lainnya dilaporkan berhasil melarikan diri saat proses penangkapan dan kini tengah dalam pengejaran.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para pelaku menjalankan aksi ini demi keuntungan pribadi yang cukup besar. Mereka membeli pupuk subsidi dengan harga Rp170.000 per karung dan berencana menjualnya kembali di wilayah Riau dengan harga mencapai Rp250.000 per karung.

"Praktik penjualan pupuk subsidi lintas provinsi ini diperkirakan sudah berlangsung berulang kali, namun baru kali ini berhasil kita ungkap berkat kerja sama dari informasi masyarakat," ujar Letkol Inf Slamet Dwi Santoso.

Keberhasilan Unit Intel Kodim 0304/Agam ini menjadi peringatan keras bagi oknum-oknum yang mencoba menyalahgunakan distribusi pupuk bersubsidi yang seharusnya menjadi hak para petani.

Guna menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih mendalam, ketiga pelaku beserta barang bukti berupa 6 ton pupuk dan dua unit kendaraan kini telah diserahkan ke pihak Polresta Bukittinggi. Petugas akan mendalami jaringan ini untuk memastikan tidak ada lagi kebocoran distribusi pupuk subsidi di wilayah Sumatera Barat. 


Posting Komentar

0 Komentar