Mari bersama sama kita sukseskan acaranya

 


Tanggul Di Lapau Munggu Kembali Jebol Rendam Puluhan Hektar Sawah di Lapau Munggu



Wartaminangnews.com — Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa turun langsung meninjau kawasan terdampak banjir dan cuaca ekstrem di Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjuang, Jumat (22/5), pasca banjir yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (21/5) malam.

Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang menyebabkan tanggul sungai di kawasan Lapau Munggu kembali jebol. Ironisnya, tanggul tersebut baru saja selesai dibangun sebagai upaya perlindungan kawasan pertanian masyarakat.

Akibat jebolnya tanggul, sekitar 25 hektar sawah yang sebelumnya telah direhabilitasi kembali terendam banjir. Kondisi itu membuat para petani terpukul karena lahan yang mulai pulih kini kembali rusak dan nyaris kembali ke titik nol.

Banjir yang terjadi sejak malam hari juga sempat membuat sejumlah warga terjebak dari pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB sebelum debit air berangsur surut. Beruntung, respons cepat tim gabungan berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa.

Personel BPBD Kota Padang, Satpol PP, Tim SAR, bersama perangkat RT dan RW bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan warga di lokasi terdampak.

“Secara umum tidak ada warga yang mengungsi. Hanya berpindah sementara ke rumah saudara. Pagi ini Dinas Sosial sudah mendata dan langsung mengirim bantuan. Kami mohon dukungan jajaran RT, RW, Lurah, dan Camat untuk membagikan ini secara merata agar semua yang terdampak menerima bantuan,” ujar Sekdako Padang, Raju Minropa.

Untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian, Pemerintah Kota Padang langsung mengerahkan alat berat bantuan dari Kementerian Sosial. Proses rehabilitasi lahan akan ditangani oleh Dinas PUPR Kota Padang guna memperbaiki area sawah yang rusak akibat terjangan banjir.

Selain langkah darurat, Pemko Padang bersama Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat dan Dinas PUPR juga tengah menyiapkan solusi permanen jangka panjang. Penanganan tersebut meliputi pemasangan kawat bronjong hingga pembangunan tanggul pengaman yang lebih kuat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Pemerintah berharap penanganan cepat dan kolaborasi lintas instansi mampu memulihkan kondisi masyarakat terdampak sekaligus memperkuat mitigasi bencana di kawasan rawan banjir tersebut.


Posting Komentar

0 Komentar