![]() |
| Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya. |
Wartaminangnews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat memastikan akan menangani secara profesional dugaan pelanggaran yang diduga melibatkan seorang oknum perwira Polri. Menindaklanjuti informasi yang beredar di masyarakat, Kapolda Sumbar telah memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, mengatakan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga profesionalisme dan akuntabilitas institusi kepolisian.
"Pak Kapolda sudah memerintahkan kepada Kabid Propam untuk melaksanakan penyelidikan terhadap kejadian tersebut," ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya saat dikonfirmasi.
Propam Periksa Seluruh Pihak Terkait
Dalam proses penyelidikan, Propam Polda Sumbar akan mengumpulkan fakta-fakta di lapangan dengan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Pemeriksaan akan mencakup personel kepolisian yang diduga terlibat, korban, saksi-saksi, hingga pihak lain yang mengetahui atau berkaitan dengan kejadian, termasuk dari unsur lalu lintas.
"Nanti semuanya akan dimintai keterangan, baik personel internal, pihak korban maupun pihak lain, termasuk dari lalu lintas apabila memang diperlukan," jelasnya.
Kapolda Tegas terhadap Pelanggaran Anggota
Kombes Pol. Susmelawati menegaskan, Kapolda Sumbar memiliki komitmen untuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran, baik disiplin, kode etik maupun pidana. Namun demikian, masyarakat diminta memberikan ruang kepada penyidik Propam untuk bekerja secara profesional hingga seluruh fakta terungkap.
"Prinsipnya, Pak Kapolda sangat tegas. Apabila ada anggota Polri yang terbukti melanggar, tentu akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Namun semua itu bergantung pada hasil penyelidikan Propam," tegasnya.
Informasi Awal Masih Didalami
Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, insiden tersebut diduga bermula ketika sebuah mobil Toyota Innova berwarna merah melakukan manuver dengan menyalip dari sisi kiri yang disebut membahayakan salah seorang personel Polda Sumbar. Meski demikian, Kabid Humas menegaskan bahwa informasi tersebut masih merupakan bagian dari materi penyelidikan dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta akhir.
Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi serta menunggu hasil resmi penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Bidang Propam.
"Kami memastikan seluruh proses akan dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tutup Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Sebelumnya beredar di medsos dugaan pemukulan dilakukan oknum perwira polisi bertugas di Polda Sumbar di terhadap warga.Oknum perwira diduga terlibat cekcok di jalan dengan seorang pengemudi mobil dinas bernama Bill Irzano pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Peristiwa terjadi di sekitar jalur menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Lubuk Buaya, Kota Padang. Korban yang merupakan seorang driver instansi pemerintah saat itu hendak menjemput tamu kedinasan dan menyalip mobil rombongan polisi dari sebelah kiri. Pihak rombongan perwira menilai aksi menyalip tersebut membahayakan keselamatan mereka sehingga menghentikan mobil korban.



0 Komentar