Stop Bullying Di Lingkungan Sekolah

 


Tiga Titik Karhutla Di Dharmasraya Berhasil Dikendalikan Tim Gabungan

 

Petugas Padam api mencegah meluaskan kebakaran lahan di Dharmasraya (*)


Wartaminangnews.com,Dharmasraya – Tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Dharmasraya, Minggu (30/8) siang hingga malam, berhasil dikendalikan oleh tim gabungan Pemkab Dharmasraya bersama TNI-Polri.

Tiga lokasi karhutla tersebut berada di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, Blok C Sitiung 2, Nagari Simalidu, Kecamatan Koto Salak, serta Padang Bungur, Nagari Abai Siat, Kecamatan Koto Besar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya bersama unsur TNI-Polri, pemadam kebakaran (Damkar), pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari setempat langsung bergerak melakukan penanganan untuk mencegah api meluas.

Kalaksa BPBD Kabupaten Dharmasraya Suherman Junaidi mengatakan koordinasi lintas sektor dilakukan sejak titik api terpantau untuk memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secepat mungkin.

“Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antara Pemkab Dharmasraya dengan jajaran Polres Dharmasraya, Koramil, camat dan wali nagari setempat serta unsur terkait lainnya, tiga titik tersebut hingga tengah malam tadi sudah terkendali dan dinyatakan padam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanganan karhutla di kawasan Bukit Batu, Nagari Tabek, Kecamatan Timpeh, sempat menghadapi kendala karena akses menuju lokasi berupa jalan tanah dengan kondisi menanjak dan licin.

Menurut Suherman, kondisi medan tersebut membuat kendaraan pemadam kebakaran kesulitan mencapai titik api sehingga petugas harus menyesuaikan metode penanganan dengan kondisi akses dan situasi di lapangan.

Namun, hujan yang turun sekitar pukul 22.00 WIB turut membantu proses pemadaman sehingga kobaran api berangsur mengecil dan titik api dapat dikendalikan.

“Hujan sangat membantu proses pemadaman dan pendinginan, tetapi petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara atau api yang kembali muncul,” katanya.

Hujan lebat juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Timpeh pada Senin (31/8) pagi sehingga membantu proses pendinginan di kawasan bekas karhutla dan mengurangi potensi munculnya kembali titik api.

Suherman mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran di kawasan terbuka.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

BPBD Kabupaten Dharmasraya bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah sebagai langkah antisipasi terhadap munculnya titik karhutla baru sekaligus memastikan lokasi yang telah ditangani tetap dalam kondisi aman.


Posting Komentar

0 Komentar