Stop Bullying Di Lingkungan Sekolah

 


Babinsa Koramil-06/KTN Hadiri Penjamuan Batagak Gala Penghulu Suku Malayu

 

 


Wartaminangnews.com — Babinsa Kelurahan Batipuh Panjang, Koramil 06/Koto Tangah (KTN) Kodim 0312/Padang, Sertu Zulkarman mewakili Danramil menghadiri kegiatan penjamuan dalam rangka Batagak Gala Penghulu Suku Malayu Kanagarian Koto Tangah, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut digelar di wilayah Kelurahan Padang Sarai, RW 01/RT 03. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan adat dalam pengangkatan Datuk Malayu, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur pemerintahan, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.

Kehadiran Sertu Zulkarman dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Babinsa terhadap berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan adat yang berlangsung di wilayah binaannya. Selain menjaga hubungan komunikasi dengan masyarakat, kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta unsur ninik mamak dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan penjamuan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, Camat Koto Tangah, anggota DPRD Kota Padang Muklis, Ketua KUA Koto Tangah, serta unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Tangah.

Selain itu, hadir pula perwakilan Kapolsek, para lurah se-Kecamatan Koto Tangah, Rangtuo Suku Malayu, para Manti se-Koto Tangah, Lembaga Kerapatan Adat (LKA), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Koto Tangah, serta para ninik mamak se-Kecamatan Koto Tangah.

Momentum Batagak Gala memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau karena berkaitan erat dengan keberlangsungan adat dan peran penghulu dalam kaum. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.

Sertu Zulkarman berharap kegiatan adat seperti ini dapat terus menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi dan kebersamaan seluruh unsur masyarakat. Sinergi antara tokoh adat, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau.


Posting Komentar

0 Komentar