![]() |
| Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada didampingi Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak. |
Wartaminangnews.com, Solok — Sebanyak 618 personel TNI dari berbagai satuan dikerahkan untuk membantu penanganan dan pemulihan bencana banjir bandang atau galodo melanda wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Selama masa tanggap darurat, ratusan prajurit tersebut difokuskan membantu masyarakat terdampak, membersihkan material bencana, membuka kembali akses yang terganggu, serta mendukung persiapan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pada Rabu (23/9) siang, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada didampingi Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno dan Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama rombongan meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak.
Rombongan melihat kondisi perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan masyarakat terdampak di Kompleks Perumahan Nuansa Griya Arosuka Tahap I dan Tahap II.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam melihat langsung kondisi puluhan rumah warga yang terdampak serta sejumlah akses masyarakat yang masih mengalami gangguan akibat material banjir bandang.
Salah satu kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Kebutuhan tersebut menjadi prioritas karena air diperlukan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat.
Pangdam XX/TIB menyampaikan bahwa TNI akan membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak, termasuk menyediakan air reverse osmosis (RO) yang siap dikonsumsi.
“Kita akan membantu kebutuhan air bersih masyarakat. TNI akan berupaya memastikan warga terdampak tetap mendapatkan air yang layak untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air RO siap minum,” ujar Pangdam.
Selain mengerahkan personel, TNI juga mendirikan posko terpadu untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan bencana. Posko tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, antara lain dapur umum dan rumah sakit lapangan, serta unsur yang mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dukungan komunikasi juga menjadi perhatian. TNI membantu menyediakan perangkat penguat sinyal guna mendukung kelancaran komunikasi masyarakat dan petugas di wilayah yang terdampak bencana.
Pengerahan ratusan personel dan berbagai fasilitas pendukung tersebut menjadi bagian dari upaya TNI membantu mempercepat penanganan dampak galodo di Kabupaten Solok. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, memulihkan akses yang terdampak, serta secara bertahap kembali menjalankan aktivitas setelah bencana.



0 Komentar