Stop Bullying Di Lingkungan Sekolah

 


Dua Pemancing Hilang Kontak di Perairan Mentawai, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Senin Pagi

 





Wartaminangnews.com,Mentawai – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai melaksanakan operasi pencarian terhadap dua pemancing, Febri (22) dan Aldo (18), yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Gosong Makasar, Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Keduanya berangkat dari Labuhan Bajau menggunakan perahu pompong pada Jumat (16/10) dan dijadwalkan kembali pada Sabtu (17/10), namun hingga Minggu (18/10) belum kembali.

Laporan diterima dari Zainudin, warga Labuhan Bajau terletak di Sigapokna, Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Minggu (18/10) pukul 11.15 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Siberut dikerahkan untuk melakukan pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Mentawai.

Tim bergerak dari Pelabuhan Pokai pada pukul 11.30 WIB dan singgah di Dermaga Labuhan Bajau untuk berkoordinasi dengan pihak terkait. Selanjutnya, tim melanjutkan perjalanan menuju lokasi kejadian dan tiba di titik perkiraan pencarian pada pukul 13.45 WIB.

Lokasi pencarian berada di sekitar koordinat 0°50’34” LS dan 98°36’2” BT, dengan jarak sekitar 25 nautical mile (NM) dan arah radial 303° dari Pelabuhan Pokai, Sikabaluan.

Setibanya di lokasi, tim melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi dan peta pencarian (SAR Map). Koordinasi serta penyebaran informasi juga dilakukan melalui BCC, VTS Teluk Bayur, dan SROP Mentawai untuk mendukung pelaksanaan operasi SAR.

Pencarian hari pertama berakhir pada pukul 17.30 WIB. Tim kemudian kembali ke Pelabuhan Pokai dan tiba pada pukul 19.00 WIB untuk melaksanakan evaluasi operasi (debriefing). Hingga pencarian hari pertama berakhir, kedua pemancing belum ditemukan.

Operasi SAR dijadwalkan berlanjut pada Senin (19/10) pukul 06.00 WIB. Pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri atas Tim Rescue USS Siberut, Kodim 0319 Mentawai, Lanal Kepulauan Mentawai, Poskamla Siberut, Polsek Siberut, Koramil Siberut, VTS Teluk Bayur, dan nelayan setempat.

Berdasarkan informasi yang diterima, kedua pemancing menggunakan perahu pompong berukuran sekitar 11 meter dengan warna biru-merah. Perahu tersebut dilengkapi dua mesin berkekuatan masing-masing 5 PK.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengimbau seluruh masyarakat dan nelayan yang melakukan aktivitas memancing, mencari ikan, maupun kegiatan lainnya di perairan Kepulauan Mentawai agar selalu mengutamakan keselamatan. 

"Setiap kapal diharapkan dilengkapi perangkat komunikasi darurat, seperti radio Komunikasi, EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon), atau PLB (Personal Locator Beacon), untuk membantu penyampaian sinyal darurat apabila terjadi keadaan darurat di Laut,"pungkas dia.

Selain itu, lanjutnya seluruh awak dan penumpang diharapkan menggunakan life jacket selama beraktivitas di laut. Dan tidak lupa juga untuk selalu memperhatikan perkiraan cuaca dari BMKG sebelum berlayar. "Langkah ini penting untuk meningkatkan keselamatan dan mempercepat upaya pencarian serta pertolongan apabila terjadi kecelakaan di perairan,"imbuh Benteng Hilton Telaumbanua.


Posting Komentar

0 Komentar