Stop Bullying Di Lingkungan Sekolah

 


BPBD Kota Padang Tangani 10 Kejadian Bencana Dalam Sehari



Wartaminangnews.com – Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang yang melanda Kota Padang pada Minggu (21/6/2026) memicu serangkaian kejadian bencana di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang, tercatat sedikitnya 10 kejadian bencana terdiri dari empat kejadian pohon tumbang, lima kejadian longsor, dan satu kejadian banjir yang tersebar di beberapa kecamatan. 

Berdasarkan rekapitulasi Pusdalops PB BPBD Kota Padang, total kejadian yang terjadi pada Minggu (21/6/2026) mencapai 10 kejadian terdiri dari 4 pohon tumbang, 5 longsor, dan 1 banjir.

Menghadapi situasi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Padang langsung bergerak ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi, pembersihan material, serta memastikan akses masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, mengatakan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi sejak pagi hingga malam hari menjadi pemicu utama sejumlah kejadian yang dilaporkan masyarakat. Meski demikian, berkat respons cepat petugas dan sinergi berbagai pihak, dampak yang lebih besar berhasil diminimalisir.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami. Setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh personel di lapangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, KSB, relawan, dan unsur terkait lainnya agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya. 


Pohon Tumbang Timpa Rumah, Kendaraan, dan Fasilitas Umum

Kejadian pertama dilaporkan terjadi di kawasan Koto Gadang, Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk Kabung sekitar pukul 08.40 WIB. Sebatang pohon tumbang menimpa rumah warga serta pagar sekolah sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat sekitar. Tim TRC BPBD Kota Padang segera melakukan evakuasi dan pembersihan sehingga situasi kembali aman. 

Memasuki sore hari, laporan pohon tumbang kembali diterima dari Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Pohon berukuran besar tumbang dan menimpa Pos RW. Karena kondisi pohon cukup tinggi dan tersangkut, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup melalui layanan PCC 112 untuk penanganan lebih lanjut. 

Tak lama berselang, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Komplek Jondul Rawang. Insiden tersebut menyebabkan sebuah kendaraan tertimpa pohon sekaligus menghambat akses jalan warga. Berkat kerja cepat petugas BPBD, material pohon berhasil disingkirkan sehingga lalu lintas masyarakat kembali lancar. 

Sementara itu, pada malam hari pohon tumbang kembali terjadi di Jalan Pelabuhan Teluk Bayur dan sempat menghambat akses jalan warga. Namun karena kondisi hujan lebat yang masih berlangsung, proses evakuasi dijadwalkan dilanjutkan pada Senin pagi demi menjaga keselamatan petugas di lapangan. 


 Longsor Terjadi di Sejumlah Titik, Akses Jalan Sempat Terganggu

Selain pohon tumbang, hujan deras juga memicu beberapa kejadian longsor di wilayah Kota Padang. Salah satunya terjadi di kawasan Leter S menuju Sungai Pisang Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Setelah dilakukan koordinasi dengan Kelompok Siaga Bencana (KSB), kondisi jalan dapat dipantau dan tetap bisa dilalui masyarakat. 

Longsor yang lebih signifikan terjadi di ruas Jalan Padang–Painan, Kelok Jariang Kelurahan Teluk Kabung Tengah. Material longsor menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus transportasi. Berkat dukungan alat berat dari pihak swasta dan koordinasi lintas sektor, proses pembersihan material dapat segera dilakukan untuk mengembalikan kelancaran lalu lintas di jalur vital tersebut. 

Di Kecamatan Lubuk Kilangan, longsor juga dilaporkan terjadi di kawasan Lubuk Paraku dan Karang Putih Batu Gadang. Material tanah dan batu yang menutupi sebagian jalan sempat menghambat mobilitas masyarakat. Aparat kelurahan, KSB, pengelola proyek jalan, serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pembersihan sehingga akses warga dapat digunakan kembali.  

 Banjir di Banuaran 

Selain pohon tumbang dan longsor, BPBD juga menerima laporan banjir yang terjadi di kawasan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Minggu (21/6) sekitar pukul 20.27 WIB. Genangan air yang muncul akibat tingginya curah hujan sempat mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi. Namun setelah dilakukan pemantauan dan koordinasi bersama KSB, kondisi berangsur normal dan air dilaporkan telah surut. 

Imbauan Kewaspadaan

Hendri Zulviton mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, maupun kawasan yang memiliki banyak pohon besar diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan potensi ancaman bencana.

“Cuaca yang tidak menentu harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin kencang, serta segera menghubungi BPBD apabila menemukan tanda-tanda longsor, banjir, atau pohon yang berpotensi tumbang. Penanganan yang cepat akan sangat membantu mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan,” tegas Hendri Zulviton.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TRC BPBD, KSB, aparat kecamatan dan kelurahan, relawan kebencanaan, serta masyarakat yang turut membantu proses penanganan di lapangan.

“Kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak menjadi kekuatan utama dalam menghadapi setiap bencana. Dengan kerja sama yang baik, berbagai kejadian dapat ditangani dengan cepat sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama,” pungkasnya.



 

Posting Komentar

0 Komentar