Mari bersama sama kita sukseskan acaranya

 


Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Sejumlah Daerah Rasakan Getaran Kuat

 



Wartaminangnews.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA. Guncangan yang dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Hingga saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pemantauan dan pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 LS dan 120,24 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Guncangan paling kuat dirasakan di Kota Palu selama sekitar 4 hingga 6 detik. Kepanikan warga tidak terhindarkan karena getaran terasa cukup keras sehingga banyak warga memilih keluar rumah dan bangunan untuk mencari tempat yang lebih aman.

Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kota Palu langsung melakukan pemantauan dan asesmen cepat guna mengetahui dampak yang ditimbulkan.

Di Kabupaten Donggala, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama kurang lebih 2 detik. Meski tidak berlangsung lama, getaran sempat membuat masyarakat panik. BPBD setempat segera melakukan monitoring terhadap kondisi wilayah.

Sementara itu, di Kabupaten Poso, guncangan terasa kuat selama sekitar 6 detik. Warga yang merasakan gempa dilaporkan keluar rumah dan berkumpul di area terbuka. Tim BPBD Kabupaten Poso hingga kini masih melakukan pendataan di lapangan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Sigi, di mana warga keluar rumah untuk menghindari risiko jika terjadi gempa susulan. Guncangan di wilayah tersebut dirasakan selama sekitar 5 detik.

Tak hanya itu, getaran gempa juga dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. Sejumlah warga melaporkan pintu dan jendela rumah bergetar serta terdengar suara dari dinding bangunan akibat kuatnya guncangan.

Sejumlah Bangunan Dilaporkan Mengalami Kerusakan

Laporan sementara yang diterima BNPB menyebutkan adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun hingga saat ini, rincian jumlah bangunan yang terdampak maupun tingkat kerusakannya masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD di lapangan.

Selain itu, pendataan terkait kemungkinan adanya korban jiwa, korban luka-luka, maupun warga yang mengungsi juga masih terus dilakukan oleh petugas.

Terjadi 13 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat hingga pukul 12.17 WITA, telah terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan dampak lanjutan terhadap bangunan yang sudah mengalami kerusakan.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Kabupaten Sigi serta Kabupaten Parigi Moutong terus melakukan koordinasi dan asesmen cepat guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi di wilayah terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan mengenai kebutuhan darurat yang mendesak dari daerah terdampak.

BNPB Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG, serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

"Warga diimbau memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah dan menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang," jelas Abdul Muhari.

BNPB memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat seiring dengan proses pendataan dampak dan kerusakan yang masih berlangsung di wilayah terdampak gempa.

Posting Komentar

0 Komentar