Wartaminangnews.com – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah gadang dan satu rumah semipermanen di kawasan Jalan Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (8/8/2026) pagi.
Kapolsek Kuranji Kompol Dr. Hendri, S.H., M.H. mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api pertama kali diketahui oleh warga setelah terlihat kepulan asap dan kobaran api dari rumah gadang milik warga.
Berdasarkan keterangan saksi, Haris (57), warga sekitar melihat kepulan api yang cukup besar diduga berasal dari bagian hubungan pendek arus listrik di rumah gadang. Melihat kondisi tersebut, warga kemudian berdatangan dan berupaya membantu memadamkan api sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Tidak lama berselang, tiga unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Personel Polsek Kuranji bersama piket BP juga turut berada di lokasi untuk membantu pengamanan dan penanganan kejadian.
Berkat upaya petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB, sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Adapun bangunan yang terdampak masing-masing merupakan rumah milik warga yang dikenal dengan panggilan Upik (58), seorang guru berstatus Pensiunan ASN serta rumah milik Darmia (68), seorang pensiunan guru
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiel yang ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan sumber api.
Kapolsek Kuranji mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak membebani jaringan listrik secara berlebihan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin," ujar Kompol Hendri.



0 Komentar