Wartaminangnews.com - Polresta Padang melakukan penyelidikan terkait kasus kebakaran melanda PT Teluk Luas.
"Pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran,"kata Kapolresta Padang AKBP Arpi Wibowo ketika dihubungi media.
Menurutnya,tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polresta Padang akan turun kelokasi kejadian melakukan penyilidikan dan olah Tempat Kejadian Presistiwa (TKP) terkait apa penyebab terjadinya kebakaraan tersebut.
"Tujuannya untuk mengusut peristiwa kebakaran ini, termasuk penyebabnya. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,"ungkapnya.
Saat ini dilokasi kejadian telah dipasang garis batas (line police). "Selanjutnya tim akan memeriksa para saksi di lapangan terkait kebakaran tersebut,"ujar AKBP Apri Wibowo.
Sementara itu Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan bahwa total kerugian akibat kebakaran menghanguskan PT Teluk Luas diperkirakan mencapai Rp7 miliar.
"Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.22 WIB ini melalap habis dua unit gudang pabrik dengan luas area terbakar sekitar 220 meter persegi. Api juga mengancam empat gudang lain di area seluas 1.000 meter persegi,"jelasnya.
Puluhan unit mobil kebakaran dikerahkan dari Damkar Padang dan di bantu Damkar Pelindo,Damkar kota Pariaman,Damkar kab.padang Pariaman, Damkar Padangpanjang,Damkar kota Solok, Damkar Bukittinggi dan lainnya. Api berhasil dipadamkan total pada Senin (19/5) pukul 05.00 WIB setelah upaya selama lebih dari 17 jam.
“Selain dua gudang yang terbakar, tidak ada korban jiwa, luka-luka. Sebanyak 200 karyawan dan 11 penghuni rumah di sekitar lokasi dalam kondisi selamat,”pungkas Rinaldi.



0 Komentar