Wartaminangnews.com – Tokoh Senior Pariwisata Sumatera Barat, Aim Zein, menilai bahwa Izin Pertambangan Rakyat (IPR), khususnya IPR emas, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata minat khusus atau eco tourism yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Aim Zein, IPR emas merupakan usaha yang dijalankan langsung oleh rakyat, baik secara perorangan, kelompok, maupun nagari, dengan luasan wilayah yang telah dibatasi sesuai aturan. Dalam konteks pariwisata, aktivitas penambangan emas rakyat tersebut dapat dikemas menjadi pengalaman wisata yang unik dan memiliki daya jual tinggi.
“Turis, khususnya wisatawan nusantara, bisa diajak mencoba langsung menambang emas bersama masyarakat di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Sensasi ini tidak bisa didapatkan di tempat lain,” ujar Aim Zein juga pelaku pariwisata.
Ia menjelaskan, paket wisata tambang emas dapat menjadi daya tarik tersendiri sekaligus sumber pemasukan tambahan bagi masyarakat setempat. Namun, keberhasilan konsep ini sangat ditentukan oleh kreativitas dalam pengemasan dan strategi pemasaran.
“Seni menjual paket wisata tambang emas inilah kuncinya. Gimmick yang menarik mutlak diperlukan,” tambahnya.
Sensasi, Edukasi, dan Instagrammable Jadi Kunci
Aim Zein menekankan bahwa nilai jual utama dari wisata tambang emas rakyat terletak pada sensasi pengalaman, seperti “gue pernah nambang emas”, yang dipadukan dengan unsur edukasi, instagrammable, aman, serta ramah lingkungan. Durasi aktivitas lapangan pun disarankan tidak terlalu lama, cukup sekitar 1–2 jam agar tetap menarik dan nyaman bagi wisatawan.
Ia juga menyebutkan berbagai gimmick yang bisa dikembangkan, seperti wisatawan dilengkapi seragam atau perlengkapan khusus menambang, yang dapat menjadi konten menarik untuk media sosial. Selain itu, pengelola juga dapat menjual berbagai merchandise sebagai cendera mata.
“Wisatawan yang mendapatkan hasil tambangan bisa memilikinya dengan harga khusus, atau diberikan cendera mata eksklusif. Semua itu tergantung kreativitas marketing. Intinya, uang berputar di masyarakat,” pungkas Aim Zein.
Dengan pengelolaan yang baik, memperhatikan aspek lingkungan dan kearifan lokal, Aim Zein optimistis wisata tambang emas rakyat dapat menjadi alternatif pengembangan pariwisata berkelanjutan di Sumatera Barat.



0 Komentar