Mari bersama sama kita sukseskan acaranya

 


Polda Sumbar Tampilkan Nilai Seleksi Calon Anggota Polri Secara Terbuka

 


Wartaminangnews.com — Komitmen terhadap rekrutmen Polri yang bersih, transparan, dan akuntabel kembali ditegaskan oleh Polda Sumatra Barat. Melalui sidang pleno penetapan kelulusan menuju Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II yang digelar di Mapolda Sumbar, Kamis (4/6/2026) malam, seluruh hasil seleksi peserta ditampilkan secara terbuka di hadapan peserta, orang tua, serta pengawas internal dan eksternal.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) yang selama ini menjadi pedoman dalam proses penerimaan anggota Polri.

Sidang pleno dihadiri oleh jajaran Panitia Daerah (Panda), pengawas internal maupun eksternal, serta peserta seleksi dari jalur Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menegaskan bahwa kualitas institusi Polri di masa depan sangat ditentukan oleh integritas proses rekrutmen yang dijalankan saat ini.

Menurutnya, seleksi yang jujur dan profesional akan menghasilkan personel yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Membentuk polisi yang berintegritas itu dimulai dari proses rekrutmen. Jika rekrutmennya baik dan sehat, maka hasilnya juga akan baik bagi institusi,” ujar Brigjen Pol Solihin.

Ia menegaskan bahwa seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai selama tahapan seleksi.

Menjelang tahapan Rikkes II yang dikenal cukup kompetitif, Wakapolda juga mengingatkan para peserta dan keluarga agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Menurutnya, keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kesiapan fisik, kesehatan, serta hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi.

“Silakan berkompetisi secara sehat. Tidak ada yang dirahasiakan, semua proses terbuka dan dapat dipantau bersama,” katanya.

Ia juga meminta peserta untuk menjaga kondisi kesehatan dan mental agar dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan maksimal.

Polda Sumbar Buka Ruang Pengaduan

Sebagai bentuk keterbukaan, Polda Sumbar memberikan kesempatan kepada peserta maupun orang tua untuk menyampaikan keberatan atau pertanyaan apabila menemukan hal-hal yang dianggap tidak sesuai dalam proses penilaian.

Polda memastikan seluruh data hasil seleksi dapat diakses dan diperiksa secara transparan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jika ada komplain atau pertanyaan dari peserta maupun orang tua, silakan disampaikan. Kami terbuka dan siap menunjukkan seluruh data pelaksanaan seleksi,” tegas Wakapolda.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip keadilan dan objektivitas.

Sementara itu, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti sidang pleno berasal dari seluruh jalur penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026.

“Peserta yang hadir terdiri dari calon Taruna Akpol, calon Bintara, dan calon Tamtama Polri yang telah mengikuti tahapan seleksi sebelumnya,” ujarnya.

Dalam sidang pleno tersebut, hasil nilai peserta ditampilkan secara langsung melalui layar digital sehingga dapat disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir. Sistem ini menjadi salah satu bentuk transparansi yang diterapkan untuk memastikan proses rekrutmen berlangsung objektif dan bebas dari praktik percaloan maupun intervensi pihak tertentu.

Melalui penerapan prinsip BETAH, Polda Sumbar berharap mampu melahirkan calon anggota Polri yang tidak hanya unggul secara akademik dan fisik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.


Posting Komentar

0 Komentar