Wartaminangnews.com — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Dalam keterangannya, Kapaldam XX/TIB, Kolonel Cpl Ramin S.I.P., M.Tr.(Han), juga panitia penanaman pohon menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Kodam XX/TIB bersama BPDAS, Dinas Kehutanan, civitas akademika, serta masyarakat dalam merawat alam untuk masa depan generasi penerus.
Pemilihan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang sebagai lokasi penanaman didasari oleh aspek geografis dan kompleksitas wilayah kampus yang berada di kawasan berbukit serta memiliki kerawanan terhadap bencana longsor, di samping berdekatan dengan aliran Sungai Bangek.
"Di sini adalah kompleksitas, bahwa memang daerah ini berbukit, kemudian rawan longsor, dan juga ada Sungai Bangek yang juga bisa longsor, galodo, dan lain-lainnya," ujar Kolonel Cpl Ramin juga panitia aksi penanaman pohon HUT Kodam XX/TIB.
Sebagai langkah mitigasi bencana yang terukur, pihak Kodam memilih empat spesies bambu khusus yang ditempatkan di sekitar lereng-lereng rawan untuk menahan struktur tanah, selain menanam 1.000 pohon produktif. Menariknya, jenis bambu yang dipilih tidak hanya berfungsi memperkuat struktur tanah dari ancaman longsor, tetapi juga memiliki nilai produktif dan ekonomis yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Kolraborasi lintas instansi ini menunjukkan bahwa Kodam XX/TIB sangat peduli terhadap pelestarian alam di bumi Minangkabau, sehingga keberadaan satuan militer di tengah masyarakat senantiasa menghadirkan solusi nyata bagi keamanan dan kelestarian lingkungan.
Rektor UIN Apresiasi Aksi Penanaman
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi bersama Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Hal ini terkait penunjukan UIN Imam Bonjol sebagai lokasi kegiatan penanaman 1.000 pohon produktif dan bambu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XX/TIB.
Dalam wawancaranya, Prof. Martin menyatakan bahwa aksi lingkungan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga alam. Langkah ini juga selaras dengan prioritas Kementerian Agama terkait pengembangan ekoteologi di lingkungan kampus.
"Kegiatan ini adalah sebagai bentuk menjaga alam, sebagai prioritasnya yang diberikan oleh Pak Menteri kepada kita terkait dengan ekoteologi yang ada di kampus," ujar Rektor UIN Imam Bonjol.
Ketika disinggung mengenai manfaat aksi ini bagi mitigasi bencana, Prof. Martin menegaskan bahwa langkah penghijauan ini sangat bermanfaat bagi area kampus, terutama untuk meminimalisir risiko longsor.
"Sangat bermanfaat, karena dengan adanya penghijauan, maka aliran-aliran air bisa terserap dengan maksimal," jelasnya.
Rektor UIN Imam Bonjol berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa depan. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk turut serta memberikan dukungan dalam upaya penghijauan di lingkungan kampus UIN Imam Bonjol Padang.
BPDAS Agam Kuantan Apresiasi Sinergi Penanaman Pohon Bersama Kodam XX/TIB dan UIN Imam Bonjol
Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Agam Kuantan memberikan apresiasi tinggi atas sinergi lintas sektor yang terjalin antara Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Hal tersebut disampaikan oleh Kasi RHL BPDAS Agam Kuantan Sumbar, Anton Sudarwo, dalam rangkaian kegiatan penanaman bibit bambu dan pohon di lingkungan kampus.
Menurut Anton, kegiatan penanaman ini merupakan wujud nyata kolaborasi yang solid antara pemerintah, unsur TNI, akademisi perguruan tinggi, pihak swasta, serta masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia.
"Ini bentuk suatu kolaborasi, sinergi kita, sinergi antara pemerintah maupun akademisi, perguruan tinggi, pihak swasta, dan masyarakat," ujar Anton Sudarwo.
Lebih lanjut, Anton menegaskan bahwa upaya pengelolaan lingkungan dan pelestarian alam tidak bisa dikerjakan hanya oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama yang erat dari seluruh elemen demi menjaga kelestarian ekosistem dan mengantisipasi potensi bencana di masa mendatang.



0 Komentar