Wartaminangnews.com — Aksi pencurian menyasar sejumlah toko handphone di kawasan Mall Plaza Andalas, Kota Padang. Tim 1 Klewang Satreskrim Polresta Padang berhasil mengungkap kasus tersebut setelah memanfaatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam aktivitas para pelaku.
Mereka ditangkap yakni inisial AG (13), AD (10), dan HR (14),
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, sedikitnya lima toko menjadi sasaran dalam dua kejadian pencurian yang berlangsung pada hari berbeda. Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, melalui Kasubnit Buser Ipda Ryan Fermana, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Dari laporan yang kita terima, kurang lebih ada lima toko untuk dua kali kejadian,” ujar Ipda Ryan Fermana.
Menurutnya, aksi pertama terjadi pada Jumat, sedangkan pencurian kedua berlangsung pada Senin (24/8/2026) dini hari dan baru diketahui oleh para pemilik toko pada Senin pagi.
CCTV Jadi Petunjuk Polisi
Seluruh rangkaian aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV. Rekaman itu kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat.
Dari hasil penyelidikan sementara, sejumlah barang dilaporkan hilang, di antaranya handphone baru, uang tunai, dan pakaian.
Setelah memperoleh identitas para pelaku dari hasil pemeriksaan CCTV, jajaran operasional Polresta Padang langsung melakukan pengejaran. Pergerakan mereka ditelusuri ke sejumlah kawasan di Kota Padang, mulai dari Marapalam, Jati hingga Gunung Pangilun.
Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa para pelaku bergerak menuju kawasan Bungus. Pengejaran berlanjut hingga kawasan Teluk Bayur, namun polisi sempat kehilangan jejak karena para pelaku diduga mengubah arah perjalanan.
Informasi TNI AL Bantu Ungkap Keberadaan Pelaku
Pengejaran akhirnya menemukan titik terang setelah polisi memperoleh informasi dari jajaran TNI Angkatan Laut di Kodaeral II.
Tiga anak dilaporkan masuk ke kawasan markas komando. Informasi tersebut kemudian dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.
Petugas Polresta Padang mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tiga anak tersebut ternyata sesuai dengan orang yang sebelumnya telah diidentifikasi polisi sebagai pihak yang diduga terlibat dalam pencurian di Plaza Andalas.
“Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kita sehingga kita berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak yang masuk ke markas komando Kodaeral II tersebut merupakan pelaku yang teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas,” kata Ipda Ryan.
Barang Bukti Masih Ditelusuri
Polisi masih melakukan pendataan dan penelusuran terhadap barang-barang yang diduga berasal dari hasil pencurian. Dari sejumlah handphone yang hilang, satu unit disebut masih berada di wilayah Surian, sedangkan satu unit lainnya telah dijual melalui marketplace.
Sementara uang hasil pencurian tidak seluruhnya berhasil diamankan karena sebagian telah digunakan. Polisi menyebut sebagian uang tersebut digunakan untuk membeli satu unit sepeda motor, sementara sebagian lainnya digunakan untuk bermain warnet dan kebutuhan lainnya.
Sebelumnya, salah seorang anak yang diduga terlibat juga sempat bergerak menuju Surian dan Bukittinggi sebelum keberadaannya kembali terdeteksi oleh petugas.
Ketiga Pelaku Masih di Bawah Umur
Kasus ini menjadi perhatian karena seluruh pihak yang diamankan masih berusia anak-anak. Polisi memastikan tiga orang tersebut masih di bawah umur berdasarkan data yang diperoleh.
“Betul, sesuai dengan data yang kita dapatkan. Untuk sementara, tiga orang tersebut anak di bawah umur,” ujar Ipda Ryan.
Karena para pihak yang diduga terlibat masih tergolong anak, proses penanganan selanjutnya akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
Sementara itu Kasat Reskrim Polreata Padang Kompol Kompol Muhammad Yasin menyatakan,polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut, termasuk peran masing-masing anak serta menelusuri keberadaan barang-barang yang belum ditemukan.
"Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi pemilik usaha untuk meningkatkan sistem keamanan toko, termasuk memastikan kamera CCTV berfungsi dengan baik, karena rekaman tersebut dapat menjadi petunjuk penting dalam proses pengungkapan tindak pidana,"imbuhnya.



0 Komentar