Stop Bullying Di Lingkungan Sekolah

 


Hadapi Puncak Musim Hujan, BPBD Padang Siagakan Personel 24 Jam, Enam Aliran Sungai Jadi Prioritas Pengawasan

 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton



Wartaminangnews.com — Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan meningkatnya curah hujan pada November hingga Desember, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang memperketat kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Langkah antisipasi tersebut dilakukan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait periode puncak curah hujan yang diperkirakan berlangsung pada November hingga Desember.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meminimalkan risiko bencana serta memastikan keselamatan masyarakat.

Salah satu langkah utama adalah menyiagakan personel Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) selama 24 jam penuh untuk memantau perkembangan situasi dan menerima laporan kejadian bencana di wilayah Kota Padang.

"Apapun yang terjadi, misalnya air sungai yang sedang naik, akan langsung diinformasikan kepada warga melalui ketua RT maupun early warning system (EWS)," ujar Hendri.

Selain kesiapan personel, BPBD Kota Padang juga memastikan seluruh peralatan pendukung penanggulangan bencana dalam kondisi siap digunakan. Koordinasi lintas instansi turut diperkuat, termasuk bersama TNI, Polri, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Enam Aliran Sungai Jadi Fokus Pengawasan

Dalam upaya mengantisipasi potensi banjir, BPBD Kota Padang memberikan perhatian khusus terhadap enam aliran sungai dan kawasan aliran air yang dinilai memiliki potensi risiko banjir.

Adapun kawasan yang menjadi perhatian dan pemantauan diantarannya daerah aliran sungai Jirak,aliran sungai Kuranji, Sungai Air Dingin, kawasan Bungus, Lubuk Kilung, dan Teluk Kabung.

Hendri menegaskan, seluruh kawasan tersebut menjadi perhatian BPBD karena memiliki potensi terjadinya banjir, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Enam sungai itu semuanya berpotensi banjir, makanya kita selalu siagakan dan waspadakan," pungkasnya.

Masyarakat Diminta Tidak Mengabaikan Peringatan Dini

Seiring meningkatnya potensi hujan, BPBD Kota Padang mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan kawasan rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diharapkan memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini, serta segera mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan debit air sungai atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Kesiapsiagaan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko serta dampak bencana.

Dengan penguatan personel, pemantauan sungai selama 24 jam, dan koordinasi lintas instansi, BPBD Kota Padang berharap penanganan potensi bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Posting Komentar

0 Komentar